MANCING MANIA……MANTAAPPPP!!!!

Singodutan(18/03/2018) Kali Tempuran yang ada di Dusun Karang Tengah Ramai didatangi orang. Bukan karena adanya peringatan Hari Peduli Sampah Nasional lagi maupun ingin ber-tubbing ria,tetapi karena pada hari itu diadakan lomba mancing yang diselenggarakan oleh pemuda Desa Singodutan. Area Kali Tempuran Karang Tengah disulap menjadi arena pertandingan memancing. Perlombaan ini diselenggarkan karena antusias warga untuk memancing sangat tinggi terutama di Kali Tempuran Krisak Sendiri. Panas dan terik matahari tidak menyurutkan para warga untuk ikut meramaikan perlombaan tersebut. Terbukti dengan banyaknya warga sekitar maupun warga di luar Desa Singodutan yang ikut berpartisipasi dalam Lomba.

 

Pada minggu pagi panitia mulai membuat arena perlombaan karena Lomba dimulai pukul 09.00 WIB. Panitia memberikan kawat ram di selatan, timur dan utara kali. Hal tersebut dilakukan untuk memusatkan lomba hanya di tengah-tengah Kali Tempuran. Selain itu Kawat Ram juga berguna agar aliran air kali tetap dapat mengalir dan membatasi pergerakan ikan agar tidak menyebark terlalu jauh dari lokasi lomba. Kali tempuran sendiri merupakan Spot mancing  kali favorit warga sekitar dikarenakan dikali tempuran merupakan tempat bertemunya dua aliran kali sehingga ikan yang berkumpul ada disana lumayan banyak.

Untuk perlombaanini panitia mengenakan biaya Rp 20.000,- dengan syarat yang ditentukan oleh panitia. Antara lain syarat-syarat yang ditentukan oleh panitia  adalah setiap pendaftaran lomba  peserta diberikan 1 sticker, sticker tersebut hanya berlaku untuk satu joran yang setiap jorannya hanya terdapat 1 kail, hal ini dilakukan agar peserta tidak bisa melakukan teknik nyetek yaitu teknik mancing tanpa umpan yang bermodalkan mata kail yang banyak dilakukan dengan tarikan cepat agar ikan tersangkut di mata kail. Selain itu juga meminimalisir satu peserta membawa banyak joran untuk memancing mengingat antusias warga yang tinggi terbukti dengan peserta yang mendaftar lebih dari 60 orang, selain itu juga mengingat terbatasnya tempat. Peserta Lomba Sendiri di dominasi warga Desa Singodutan, tetapi banyak juga peserta lain yang berasal dari luar desa Singodutanungkap Bapak Wandi selaku sponsor utama lomba ini.

Panitia menyediakan ikan lele untuk perlombaan ini. Ikan lele yang disebar di perlombaan kurang lebih 50 kg dengan ukuran yang bervariasi.  Ikan lele yang didapat boleh dibawa pulang oleh peserta. Panitia juga memberikan hadiah uang tunai untuk pemancing yang bisa mendapatkan Ikan Master. Ikan master dalam lomba kali ini adalah ikan Lele dengan berat kurang lebih 3 kg yang besarnya hampir sama dengan paha orang dewasa sebanyak 3 ekor. Bila peserta bisa mendapatkan Ikan Master pertama akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 100.000,- ikan master kedua Rp 75.000,- dan ikan master ketiga sebesar Rp 50.000,-. Sampai berakhirnya pukul 17.00 WIB lomba ikan master yang berhasil didapat hanya 1 ekor yang dipancing oleh Villa warga Dusun Singodutan. Sampai berita ini diturunkan masih banyak pemancing yang datang ke kali tempuran untuk memancing ikan master maupun ikan lele yang belum berhasil didapatkan walaupun lomba sudah berakhir.

Dengan banyaknya event-event yang diadakan di Kali sedikit banyak menyadarkan warga khususnya warga yang ada di sekitar kali untuk tidak lagi membuang sampah ke kali dan merawat kebersihan kali. Warga masyarakat juga bisa merasakan dampak perekonomian,  terbukti tidak sedikit pedagang makanan dan minuman yang didominasi warga sekitar ramai dikunjungi oleh peserta lomba dan yang terutama para penonton lomba. Semoga ke depan Kali krisak dapat menjadi salah satu destinas sarana hiburan untuk seluruh warga masyarakat.(admin)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan