SEMARAK HPSN DESA SINGODUTAN

singodutan.sideka.id – SINGODUTAN. Undang-Undang Nomor : 18 Tahun 2008 adalah Undang-undang tentang pengelolaan sampah. Sejak dikeluarkannya Undang-undang tersebut kini sudah memasuki usia yang kesepuluh tahun. Apakah Undang-undang tersebut sudah terimplementasi secara seksama ???

Saat ini sampah telah menjadi permasalahan nasional, tercatat Data di Kementerian LHK mencapai 64 juta Ton per tahun dan baru 5,6 persen masyarakat yang mau memilah sampah sesuai dengan jenisnya.

Sebagian besar masyarakat masih suka membuang sampah ke TPA dan yang lebih tragisnya lagi sudah terbiasa membuang sampah ke Sungai. Sampah perlu dikelola secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar dapat memberikan manfaat secara ekonomi, kesehatan bagi masyarakat, aman bagi lingkungan, dan yang terpenting bisa membentuk karakter masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Melihat keprihatinan tersebut, Pemerintah Desa Singodutan bersama Komunitas Sungai “SINGO TIRTO ASRI” dan Relawan FPRB (Forum Penanggulangan Resiko Bencana) mewujudkan rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di tahun 2018 ini.

Peringatan HPSN dimaknai sebagai momentum untuk melakukan corrective action serta aktualisasi gerakan bersama antara pemerintah, masyarakat, institusi pendidikan, serta dunia usaha dalam mewujudkan Indonesia Bersih Sampah Tahun 2025.

Adapun Rangkaian Kegiatan Peringatan HPSN di Desa Singodutan, dimulai selama 3 Hari dan terbagi menjadi 3 Titik Kegiatan yakni ;

  1. Pada Hari Pertama yakni hari Minggu, tanggal 18 Februari 2018 diadakan Kerja Bakti di lingkungan sepanjang Kali Tempuran melibatkan Masyarakat 3 Dusun diantaranya Dusun Karang Tengah, Dusun Krisak Wetan, dan Dusun Singodutan dengan jumlah peserta ± 250 Orang.
  2. Pada Hari Kedua, Jum’at, tanggal 23 Februari 2018 diadakan Kerja Bakti di lingkungan Monumen Juang Desa Singodutan melibatkan Perangkat Desa Singodutan dan TP-PKK Desa Singodutan dengan jumlah peserta ± 60 Orang.
  3. Dan pada puncaknya yakni di Hari Ketiga, Minggu, tanggal 25 Februari 2018 diadakan Apel HPSN yang dilanjutkan kegiatan edukasi serta bersih lingkungan di sepanjang Kali Tempuran yang melibatkan Masyarakat, Siswa- Siswi SD, Karang Taruna, Komunitas, Relawan, Perangkat Desa, serta Ibu-ibu TP-PKK Desa Singodutan dengan jumlah peserta sebanyak ± 300 Orang.

Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan masyarakat sadar dan peduli akan kebersihan lingkungan. HPSN kali ini mengangkat tema “SAYANGI BUMI, BERSIH DARI SAMPAH”, ditemui seusai memimpin Apel pada hari Minggu, 25 Februari 2018, Bapak Karsanto (Kades Singodutan), Beliau memberikan arahan dan edukasi bagaimana mengelola sampah yang benar, “Ingat Sampah Ingat 3R” katanya.

3R yang dimaksud adalah Reuse, Reduce, Recycle, beliau menegaskan bahwasannya tidak semua sampah itu hanya untuk dibuang (Reduce), sampah juga bisa digunakan kembali (Reuse), sampah juga dapat didaur ulang kembali ( Recycle) menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Dalam Peringatan HPSN kali ini juga menjadi launching Rintisan Wisata Water Tubing yang mana bisa memberikan gambaran langsung kepada masyarakat, bahwa bilamana sungai itu bersih maka bisa dikemas menjadi potensi wisata yang indah, nyaman, serta menyenangkan. (Admin)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan